• Jumat, 12 Agustus 2022

Ramai Komentar Nitizen, Bharada E Hanya Jadi Tumbal Tersangka kasus Brigadir J, Bagaimana Endingnya

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 17:46 WIB
Gambar diambil dari https://www.pikiran-rakyat.com/ (https://www.pikiran-rakyat.com/)
Gambar diambil dari https://www.pikiran-rakyat.com/ (https://www.pikiran-rakyat.com/)


Kasus Brigadir J masih menjadi misteri meskipun sudah hampir sebulan sejak meninggal di rumah dinas majikannya, FS.

Teka-teki yang menyelimuti kasus ini masih belum terjawab tuntas, membuat nitizen masih sangat penasaran dan terlintas banyak pertanyaan. Muncul nama-nama baru yang bisa saja jadi terkait ataupun tidak, sebut saja nama RY yang dekat dengan FS dan lain-lain menambah rasa penasaran nitizen.

Dimana akhirnya, 4 Agustus 2022, Richard Eliezer atau dikenal Bharada E menjadi tersangka kasus meninggalnya Brigadir J  atau Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat di kediaman mantan Kadiv PropamPolri, Irjen Ferdy Sambo, di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Tak pelak penetapan tersangka Bharada E, menuai banyak cibiran nitizen.

Baca Juga : Fenomena apa ini, Kenapa Hari ini Rupiah Semakin Melemah terhadap Dolar Amerika

Nitizen bereaksi dengan berbagai komentar di medsos twitter, mereka menyebut bahwa Bharada E itu tumbal saja.

"Bharada E jadi tumbal,"tulisnya.
"Bharada E dijerat sebagai tumbal," tulis nitizen berikutnya.
"Kasian si Bharada E. Dijadikan tumbal sama jendral-jendral," demikian sebut salah satu twit yang lainnya lagi.

Pihak Polri sendiri menyatakan bahwa, mereka masih terus bekerja menuntaskan kasus ini. Kepala Bagian Penerangan Umum Div. Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah mengatakan bahwa , "Jadi (Polri) masih terus bekerja ya, mohon sabar," ujarnya.

Baca Juga : Hanya Kurang 5 Menit, Dengan Amalan ini Akan Menarik Rezeki. Insyaa Allah Dikabulkan

Apapun yang terjadi, masyarakat tentunya menginginkan kejelasan kasus ini, tidak berlarut-larut dan cepat selesai serta yang paling penting kejujuran dan keadilan dalam menyingkap kasus sebenarnya.

Dalam kacamata agama Islam, keadilan dan kejujuran sangat penting dalam membuka kebenaran sebuah perkara yang sudah diajukan ke pengadilan. Jika seorang penyidik atau saksi berbohong, maka selamanya tidak akan diterima kesaksiannya.

Semoga kasus ini benar-benar terungkap berasaskan keadilan dan kejujuran. Selamat bekerja Polri. 

Editor: Hendri Wijaya

Tags

Terkini

Jangan Kaget Tarif Ojol Naik Per 14 Agustus 2022

Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:12 WIB

Hari Ini Ferdy Sambo Batal Diperiksa Komnas HAM

Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:01 WIB

Honor Panitia Pemilu 2024 Naik Segini Besaranya

Selasa, 9 Agustus 2022 | 20:09 WIB
X